Pusat Info Belanja - Portal Informasi Belanja Terlengkap

Harga Pangan Hari Ini 27 Juli 2026: Cabai Turun, Beras & Minyak Naik

Harga pangan hari ini, Senin (27/7/2026), menunjukkan tren yang tidak seragam. Harga cabai rawit merah tercatat turun ke kisaran Rp54.400 per kilogram (kg), namun beras dan minyak goreng, khususnya Minyakita, masih melanjutkan tren kenaikan yang terjadi sepanjang minggu ketiga Juli 2026.

Pergerakan harga ini penting dipantau masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner, untuk menyusun anggaran belanja mingguan secara lebih tepat.

Harga Cabai dan Bawang Mulai Melandai

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, kelompok komoditas cabai menunjukkan pelemahan harga dalam beberapa hari terakhir:

KomoditasHarga per Kg
Cabai rawit merahRp54.400
Cabai rawit hijauRp51.850
Cabai merah besarRp48.150
Cabai merah keritingRp46.250
Bawang merah ukuran sedangRp42.150
Bawang putih ukuran sedangRp42.700

Meski melandai dibanding puncaknya di pertengahan Juli, harga cabai rawit merah masih berada jauh di atas harga normal yang biasanya berkisar Rp30 ribu–35 ribu per kg. Penurunan ini memberi sedikit ruang napas bagi rumah tangga, meski belum kembali ke level harga wajar.

Harga Daging Ayam dan Telur Justru Naik

Berbeda dengan tren cabai dan bawang, kelompok protein hewani justru bergerak naik pada pekan ini. Harga daging ayam ras segar dan telur ayam ras tercatat mengalami kenaikan, sehingga masyarakat perlu mengantisipasi penyesuaian anggaran belanja harian untuk kebutuhan sumber protein.

Beras dan Minyak Goreng Masih Jadi Sorotan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren kenaikan harga beras dan minyak goreng, terutama Minyakita masih berlanjut hingga minggu ketiga Juli 2026. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, rata-rata harga beras secara nasional pada periode tersebut adalah sebagai berikut:

Jenis BerasHarga per Kg
Beras medium (rata-rata nasional)Rp14.477
Beras premium (rata-rata nasional)Rp16.313

Kenaikan harga beras ini konsisten terjadi baik pada kelas medium maupun premium, menurut keterangan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.

Apa Artinya Bagi Konsumen?

Tren harga minggu ini menggambarkan situasi “dua arah”: belanja bumbu dapur (cabai, bawang) sedikit lebih ringan, tapi belanja kebutuhan pokok utama (beras, minyak goreng) dan protein hewani (ayam, telur) justru menekan anggaran. Bagi rumah tangga, ini saat yang tepat untuk:

  1. Memanfaatkan harga cabai yang lebih rendah untuk stok bumbu (simpan di freezer jika perlu belanja lebih awal)
  2. Membandingkan harga beras antar toko/pasar sebelum membeli dalam jumlah besar
  3. Memantau promo minyak goreng di ritel modern sebagai alternatif Minyakita yang harganya masih naik

Baca Juga : Link Penambah Followers IG Gratis Tanpa Perlu Password

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Kenapa harga cabai rawit merah masih di atas Rp50 ribu per kg?

Harga cabai rawit merah memang sudah menurun dibanding puncaknya, tapi belum kembali ke harga normal karena faktor pasokan musiman dan distribusi antar wilayah yang belum sepenuhnya stabil.

Apakah harga beras akan terus naik?

erdasarkan data BPS, tren kenaikan harga beras masih berlangsung baik untuk kelas medium maupun premium hingga minggu ketiga Juli 2026. Masyarakat disarankan memantau update harga secara berkala.

Kenapa harga Minyakita masih naik padahal ini program pemerintah?

Minyakita adalah program minyak goreng subsidi dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, namun ketersediaan di lapangan dapat bervariasi tergantung distribusi, sehingga harga di sejumlah daerah bisa berada di atas HET resmi.

Di mana saya bisa cek harga pangan terbaru setiap hari?

Masyarakat dapat memantau harga pangan resmi melalui situs PIHPS Bank Indonesia (bi.go.id/hargapangan) atau Panel Harga Badan Pangan Nasional.


Sumber Data

  • Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, Bank Indonesia
  • Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), Kementerian Perdagangan
  • Badan Pusat Statistik (BPS)

Artikel ini disusun oleh Tim Redaksi Pusat Info Belanja berdasarkan data resmi lembaga pemerintah yang dipantau secara berkala. Data harga dapat berbeda di tiap daerah tergantung kondisi pasar setempat.